nks pamekasan

nks pamekasan

Pamekasan, HMASS.CO

Jumat (22/7/1444) kegiatan Ngaji Kitab Sidogiri (NKS) kembali digelar oleh Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Santri Sidogiri (PW IASS) Pamekasan yang bertempat di Pondok Pesantren Ziyadut Taqwa, Desa Larangan Tokol, Tlanakan, Pamekasan.

Pelaksanaan NKS wilayah Pamekasan ini diselenggarakan pada jumat malam pukul 17.30 WIB, NKS dimulai dengan khotmil Qur’an bersama oleh segenap Sidogirian yang menghadiri pengajian. Yang memimpin khotmil quran ini adalah Ketua PW IASS Pamekasah sekaligus Anggota Forum Tahfidz Alumni Santri Sidogiri (F-TASS) KH Muwafa Wafir. Disusul kemudian dengan pembacaan Salawat Simtuddurar.

Yang ditunjuk menjadi Qori pada NKS kali ini adalah Mas H. Achmad Sa’doellah Abd Alim dan didampingi Ust Masyhuri Mukhtar yang sekaligus bertugas sebagai pemimpin halaqoh.

Pembacaan kitab Fathul Muin baru dimulai usai Shalat Isya berjamaah. Melanjutkan pengajian bulan sebelumnya, kali ini Mas H. Achmad menjelaskan rukun – rukun sholat janazah, serta memperluas tatacara khusyu’ pada waktu hendak melaksanakan sholat.

Dalam penyampaiannya, Mas H. Achmad menuturkan di antara salah satu cara agar bisa khusu adalah pakaian yang digunakan suci dan halal. Sebagaimana dikisahkan bahwa KH. Abd Alim bin Abdul Djalil saat hendak sholat disurau, beliau takbir berulang ulang. Sontak ada salah satu santri yang menjadi makmum beranjak ke belakang menaruh sorban yang ia pakai. Walhasil seketika itu beliau sekali takbiratul ihram langsung meneruskan salat. Usut demi usut, ternyata Surban dipakai santri tersebut adalah bukan miliknya, dalam artian Ghasab.

 

616 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Silakan tulis komentar Anda

Tinggalkan Balasan