Ahad, 3 Mei 2026, Pengurus Cabang HMASS Bali menggelar rapat koordinasi bersama seluruh anggota yang bertempat di Rumah STMJ Abu Nawas. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat peran organisasi mahasiswa Islam di Bali, khususnya dalam pengembangan program keilmuan dan kaderisasi.
Pembahasan utama rapat adalah terkait program Kajian An-Najah yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Diputuskan bahwa Kajian An-Najah ditetapkan sebagai program wajib dalam setiap kegiatan HMASS Bali. Keputusan ini bertujuan untuk memperkuat tradisi kajian Islam yang sistematis, mendalam, dan berkelanjutan.
Peserta Kajian An-Najah tidak dibatasi untuk kalangan mahasiswa. Namun, juga erbuka bagi pelajar tingkat SMA/SMK, serta masyarakat umum atau kalangan dewasa yang memiliki semangat untuk belajar dan memperdalam pemahaman keislaman. Dengan demikian, kajian ini diharapkan menjadi ruang edukatif yang inklusif dan menjangkau lebih luas lapisan masyarakat di Bali.
Selain itu, rapat juga membahas strategi penjaringan mahasiswa baru di wilayah Bali sebagai upaya memperluas jaringan dan memperkuat basis kader organisasi. Proses kaderisasi ini menjadi aspek penting dalam menjaga eksistensi HMASS Bali sebagai organisasi mahasiswa yang aktif dan progresif.
Tidak kalah penting, rapat koordinasi ini menekankan pentingnya kekompakan dan soliditas antar anggota. Sinergi yang kuat, komunikasi yang efektif, serta komitmen bersama dinilai sebagai faktor kunci dalam keberhasilan setiap program yang dijalankan.
Melalui rapat koordinasi ini, HMASS Bali diharapkan semakin terarah dalam menjalankan program kerja, khususnya dalam pengembangan kajian Islam di Denpasar dan sekitarnya, serta mampu menjadi wadah pembinaan yang inklusif, unggul, dan berdaya saing. (Zen)
165 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini


