IMG-20251004-WA0014

IMG-20251004-WA0014

Sampang, HMASS.CO – Pengurus Cabang Harakah Mahasiswa Santri Sidogiri (PC HMASS) Sampang sukses menggelar seminar bertajuk “Gen Z Aswaja: Dari Media Sosial ke Moderasi Sosial” pada Jumat (3/10/25) siang di Pendopo Wakil Bupati Sampang. Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini dihadiri ratusan peserta dari kalangan santri, mahasiswa, dan masyarakat umum dengan antusiasme yang tinggi.

Seminar menghadirkan dua narasumber utama, Lora M. Ismael Al-Kholilie dan Ustadz Alil Wafa, yang masing-masing menyampaikan materi dengan pendekatan khas dan mendalam.

Dalam sesi pertama, Lora Ismael menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam menghadapi perkembangan zaman. Ia mengutip dawuh KH. Maimoen Zubair:

“Orang berakal akan bijak menghadapi perkembangan zaman,”

yang bersumber dari kitab turats:

على العاقل أن يكون عارفا بزمانه مقبلا في شأنه عارفا بربه

yang berarti, “Seorang yang berakal harus mengenali zamannya, fokus pada urusannya, dan mengenal Tuhannya.”

Lora Ismael juga mengutip pesan gurunya, Habib Umar bin Hafidz:

 حولها من هـــادِمة إلى خــادِمة

yang bermakna “Ubah media sosial dari hal yang merusak menjadi alat yang melayani,” sebagai refleksi pentingnya memanfaatkan media digital untuk kemaslahatan sosial.

Pada sesi kedua, Ustadz Alil Wafa mengajak peserta berpikir kritis dengan pendekatan historis. Ia menautkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama‘ah (Aswaja) dengan dinamika sosial masa kini, serta menekankan pentingnya memahami sejarah sebagai cermin dalam membangun sikap moderat di tengah derasnya arus informasi digital.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sampang, Bapak Ahmad Mahfudz AQ, yang memberikan apresiasi atas inisiatif HMASS dalam menumbuhkan kesadaran sosial dan keagamaan di kalangan generasi muda.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, LAZ Sidogiri Sampang juga menyalurkan santunan kepada 10 anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial dan penerapan nilai Aswaja dalam tindakan nyata.

Seminar berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang hidup. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, khususnya dalam membahas peran media sosial sebagai ruang dakwah dan edukasi. Dialog antara pemateri dan peserta menghadirkan berbagai refleksi tentang penerapan nilai Aswaja di dunia digital.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi. HMASS Sampang berharap kegiatan ini dapat menjadi pemantik semangat dakwah digital yang moderat, berimbang, dan berakar pada tradisi keilmuan Islam.

Kontributor: Badrus Sholeh
Editor: Fauzan Imron

231 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Silakan tulis komentar Anda

Tinggalkan Balasan