Lumajang, HMASS.CO, – 13 September 2025 Pondok Pesantren Miftahul Ulum Ranupakis, Klakah, menjadi tuan rumah Seminar Aswaja bertema “Aktualisasi Nilai-Nilai Ahlussunnah wal Jama’ah dalam Gerakan Mahasiswa”, Sabtu (13/09/2025) pukul 14.00 WIB. Acara ini menghadirkan narasumber utama Ustadz Ahmad Dairobi Naji, seorang penulis, pengamat tasawuf, sekaligus pakar akidah asal Jember, dengan moderator Ustadz Fadhil, alumni Pondok Pesantren Sidogiri (PPS) dan akademisi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum Banyuputih.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Ahmad Dairobi Naji menegaskan pentingnya mahasiswa dan generasi muda memahami sekaligus mengamalkan trilogi ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah. Menurutnya, ajaran Aswaja harus dipahami secara utuh dan seimbang (tawazun), agar tidak melahirkan pemahaman parsial yang dapat menimbulkan kerancuan dalam beragama.
Beliau juga menekankan pentingnya prinsip tawazun dalam menyikapi kepemimpinan dan kebijakan publik. Dijelaskannya, Aswaja menolak tindakan makar, kecuali dengan dua syarat utama: adanya pemimpin pengganti yang sah dan tidak menimbulkan perpecahan di tengah umat.
Seminar ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa, santri, serta masyarakat simpatisan. Diskusi berlangsung dinamis, menunjukkan perhatian besar generasi muda terhadap aktualisasi nilai-nilai Aswaja sebagai landasan gerakan mahasiswa di ranah akademik, sosial, maupun kebangsaan.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap lahir generasi muda Islam yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, serta berpegang teguh pada manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah.
Kontributor: Bahrul Amiq
Editor: Fauzan Imron
197 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini


