Pasuruan, HMASS.CO – Pengurus Cabang Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri (PC HMASS) Pasuruan bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bangil menggelar seminar nasional bertajuk “Menjaga Moderasi Beragama dan Persatuan Bangsa di Era Disrupsi”, Sabtu (24/8/2024). Acara yang berlangsung di Gedung PCNU Bangil tersebut dihadiri sekitar 100 peserta, terdiri dari mahasiswa lintas kampus, dosen, simpatisan, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Ketua PC HMASS Pasuruan, Muchibbul Haq, S.Pd., dalam sambutannya menekankan peran penting mahasiswa dalam menjaga keutuhan bangsa. “Di era disrupsi, di mana informasi bisa dengan cepat memicu perpecahan, peran pemuda sangat krusial untuk menyebarkan nilai moderasi dan menjaga persatuan,” ujarnya.
Seminar menghadirkan narasumber Ust. H. Alil Wafa, M.Pd., yang menjabat sebagai Ketua Pengurus Pusat Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri (PP HMASS). Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap paham radikal yang dapat mengancam persatuan bangsa. Ia juga mengajak peserta untuk lebih selektif dalam menerima informasi serta memperkuat pemahaman keagamaan yang moderat sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan beragam pertanyaan kritis dari peserta terkait isu kebangsaan dan keagamaan. HMASS Pasuruan memberikan apresiasi berupa hadiah kepada penanya terbaik yang diserahkan langsung oleh Muchibbul Haq.
Melalui kegiatan ini, HMASS Pasuruan dan BEM IAINU Bangil berharap kolaborasi yang terjalin dapat berlanjut dengan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi generasi muda. “Kami ingin mencetak pemuda yang moderat, berintegritas, dan cinta tanah air,” pungkas Muchibbul Haq.
Kontributor: Zen
Editor: Fauzan Imron
230 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini


