e09d441b-de12-4858-aa95-e5909dbc45e0

e09d441b-de12-4858-aa95-e5909dbc45e0

Pasuruan, HMASS.CO

Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Santri Sidogiri (PW IASS) Pasuruan bagian barat kembali melaksanakan Ngaji Kitab Sidogiri (NKS) pada Jumat (22/5/1444) yang bertempat di Masjid al-Hikmah Tenggulunan, Tunggul Wulung, Pandaan, Pasuruan.

 

Acara NKS ini dimulai dengan khotmil quran bil ghaib oleh 10 orang dari anggota Forum Tahfidz Alumni Santri Sidogiri (F-TASS) yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB.

Setelah shalat Jumat dilanjutkan dengan khotmil quran bin nadzar yang dilaksanakan oleh seluruh peserta NKS sampai pukul 01.45 WIB yang dilanjutkan dengan doa khotmil quran oleh Ust. Mansur Nur, guru senior Pondok Pesantren Sidogiri.

Pada pukul 02.00 WIB kegiatan inti NKS dimulai, yang bertindak sebagai qori adalah Mas HM. Soleh Abd. Haq. dan didampingi oleh Ust. Syamsul Arifin Abu, salah seorang staf pengajar MMU Aliyah Pondok Pesantren Sidogiri.

Saat mengisi pengajian Fathul Muin, Mas Soleh menerangkan bab zakat. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan definisi dan sejarah diwajibkannya zakat, jenis-jenis zakat, dan orang yang berkewajiban zakat. Termasuk di anataranya adalah seorang Muslim yang belum mukallaf.

Sementara, pada pengajian kitab Ihya Ulumiddin usai pengajian kitab Fathul Muin, Mas Soleh menjelaskan pembagian ilmu yang kedua menurut Imam Al-Ghozali, Yaitu Ilmu Muamalah.

Perlu diketahui Dalam NKS sebelumnya, menjelaskan pembagian ilmu, sedangkan ilmu menurut Imam Al-Ghazali juga terbagi menjadi dua:

1). Ilmu Mukasyafah, ilmu tersebut sudah diterangkan di postingan saya sebelumnya.

2). Ilmu Muamalah (ilmu yang berkaitan tentang hati)

Ilmu yang kedua ini berkaitan dengan tingkah laku hati baik yang terpuji seperti: Sabar, syukur, takut kepada Allah, mengharap kepada Allah, ridho, zuhud, taqwa, qana’ah, dermawan, mengerti anugerah Allah dalam segala keadaan, berbuat baik, husnudzon, berperangai yang baik, berkumpul di majlis yang baik, jujur dan ikhlas

ataupun yang tercela seperti: Takut fakir, tidak menerima atas sesuatu yang ditakdirkan oleh Allah, dendam, iri hati, menipu, mencari pangkat, senang dipuji, berfoya-foya, sombong, riya’, mudah marah, tinggi hati, senang permusuhan, tamak, pelit,penakut, angkuh, bahagia yang kelewatan, hormat pada orang karena kekayaannya, menghina orang miskin, tidak menerima kebenaran, kepo pada urusan orang lain, banyak berbicara, senang dipuji atas sesuatu yang tidak ia miliki, penjilat, merayu, ujub, sibuk menilai orang lain, tidak ada rasa takut akhirat, tidak ada sifat takut kepada Allah, selalu aman dari siksa Allah, berkhianat, besar angan, keras hati, kasar, bangga dengan harta, susah kehilangan harta, senang dihormat dan takut kehilangan

Semua contoh diatas itu bagian dari sifatnya hati dan menanamkan kejelekan dan dan tumbuhnya amal-amal yang dilarang.

Untuk mengetahui hakikat tentang ilmu tersebut, takrifnya dan yang berkaitan itu termasuk bagian dari Ilmu akhirat.

Acara NKS ini dihadiri oleh lebih dari 1000 orang Sidogirian, mereka antusias menghadiri acara wajib ini walaupun hujan deras sempat melanda wilayah Pasuruan Barat.

 

Kontributor: Imam Sibaweh

Editor: Subadar

309 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Silakan tulis komentar Anda

Tinggalkan Balasan