IMG-20220828-WA0001

IMG-20220828-WA0001

Surabaya, HMASS.CO 

Kegiatan wajib Ngaji Kitab Sidogiri (NKS) putaran ketiga wilayah Surabaya digelar tadi malam di masjid An-Nur, Jl. Simomulyo Baru No-7 A (Jumat 26/08).

Adapun yang hadir sebagai Qari’ pada Kegiatan Ngaji Kitab Sidogiri kali ini adalah KH. Abdul Adzim Kholili atau yang biasa disapa Mas Abduh. Sedangkan yang mendampingi beliau sekaligus yang menjadi moderator musyawarah setelah pelaksanaan ngaji kitab adalah Ust. Maliji Ismail.

Susunan acara NKS kali ini sedikit berbeda dengan NKS sebelumnya. Biasanya, sebelum NKS dimulai para alumni melakukan pembacaan Yasin dan Tahlil serta santunan anak yatim yang dimotori oleh LAZ Surabaya. Akan tetapi, pada NKS kali ini kegiatan-kegiatan pra NKS tersebut diganti dengan khatmil quran.

“Roundown acara NKS kali ini ada sedikit perubahan. Pembacaan Yasin dan Tahlil serta santunan anak yatim yang biasa digelar sebelum acara NKS dimulai sekarang diganti dengan acara khatmil Quran yang dipimpin oleh teman-teman Ftass Surabaya” ungkap Ust. Farobi Aqsam selaku Sekretaris PW IASS Surabaya.

Materi kegiatan wajib NKS yang dihadiri oleh ratusan alumni Surabaya tersebut adalah Fathul Muin tentang syarat sah ya shalat jumat yang nomor 4 dan Ihya’ Ulum al-Din tentang tingkatan wara’

Mas Abdul Adzim menjelaskan materi-materi tersebut dengan sangat detil. Di sela-sela penjelasannya, beliau menyampaikan pesan para masyaikh Sidogiri tentang pentingnya mengajar bagi para alumni.

“Masyaikh Sidogiri sangat berharap para alumni agar mengajar di rumah masing-masing. Setidaknya mengajar anak dan istri” tutur Mas Abdul Adzim. “Jangan hanya jadi makelar santri. Makelar santri itu orang hanya bikin yayasan dan mengumpulkan santri namun ia tidak ikut terlibat dalam kegiatan belajar-mengajar. Makelar santri itu juga bagus, akan tetapi akan lebih bagus jika ia juga ikut mengajar” pungkas beliau.

Kegiatan NKS tersebut berjalan dengan khidmat dan ditutup dengan musyawarah yang dimoderatori oleh Ust. Maliji Islami, selaku pendamping KH. Abdul Adzim Kholili.

 

Kontributor: Abi Elhaq

Editor: Subadar

565 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Silakan tulis komentar Anda

Tinggalkan Balasan