WhatsApp Image 2022-07-25 at 08.12.50

Doa sebelum belajar yang biasa diamalkan di Sidogiri ternyata memiliki sanad yang bersambung kepada Syaikh Muhammad Yasin bin Syaikh Muhammad Isa Al-Fadani, seorang ulama tersohor asal Padang, Sumatera barat.

Doa sebelum belajar ala Sidogiri diceritakan pertama kali oleh KH. Hasbullah Mun’im. Beliau mendapatkan ijazah dari KH. Abdul Alim bin Abdul Jalil. Sementara KH. Abdul Alim mendapat ijazah doa sebelum belajar itu dari Syaikh Yasin Al-Fadani.

Adapun doa sesudah belajar ala Sidogiri memiliki sanad yang bersambung kepada Syaikh Ismail Zain Al-Yamani Al-Makky. Doa ini juga diceritakan oleh KH. Hasbullah Mun’im dari KH. Abdul Alim bin Abdul Jalil.

Berikut teks doa sebelum belajar ala Sidogiri Arab, Latin, dan terjemahannya yang barangkali juga dapat diterapkan di pesantren atau lembaga pendidikan umum lainnya:

(لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ٣×)
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي. رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا. (اللهُمَّ نَوِّرْ قَلْبِيْ بِنُوْرِ هِدَايَتِكَ كَمَا نَوَّرْتَ الأَرْضَ بِنُوْرِ شَمْسِكَ ٣×) بِرَحْمَتِكَ يَا أرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

(Laa ilaaha illallaahu Muhammadur Rasulullahi shallallahu ‘alaihi wasallam 3×). Rabbisyroh lii shadri wayassir lii amrii wahlul ‘uqdatan minnlisaani yafqahuu qaulii. Rabbi zidnii ‘ilman, warzuqnii fahman. (Allahumma nawwir qalbii binuuri hidaayatika kamaa nawwartal ardha binuuri syamsika 3×), birahmatika yaa Arhamarraahimiin.

Artinya, “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah, semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atasnya. Ya Allah, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, supaya mereka bisa mengerti perkataanku. Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu serta berilah aku kemampuan untuk memahaminya. Ya Allah, terangilah hatiku dengan cahaya petunjuk-Mu sebagaimana Engkau terangi bumi dengan matahari-Mu, berkat rahmat-Mu wahai Dzat Yang Paling Mengasihi.”

Adapun doa setelah belajar yang biasa diamalkan di Madrasah Miftahul Ulum Sidogiri adalah sebagai berikut:

رَبَّـنَا انْفَعْنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا  *  رَبِّ عَلِّمْنَا الَّذِيْ يَنْفَعُنَا
رَبِّ فَقِّهْنَا وَفَقِّهْ أَهْلَنَا  *  وَقَرَابَاتٍ لَنَا فِي دِيْنِنَا

Rabbanan-fa’naa bimaa ‘allamtanaa, Robbi ‘allimnaal-ladzii yanfa’unaa.
Rabbi faqqihnaa wafaqqih ahlanaa, waqaraabaatin lanaa fii diinina.

Artinya, “Ya Tuhanku, berilah kami manfaat dengan apa yang telah kami pelajari. Ya Tuhanku, ajari kami ilmu yang bermanfaat untuk kami. Ya Allah berikanlah kecerdasan kepada kami dan kepada keluarga kami, serta kepada kerabat-kerabat kami dalam agama kami.”

Menurut sebagian riwayat, setelah membaca doa sesudah belajar ini ditambah dengan tasbih sebanyak tiga kali. Tambahan tasbih ini diijazahkan oleh Hadhratus-Syaikh KH. Hasani Nawawie. Berikut bacaan tasbih yang dimaksud:

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Subhaana Rabbika Rabbil-‘izzati ‘ammaa yashifuuna, wasalaamun ‘alal-mursaliina, walhamdulillaahi Rabbil-‘aalamiin.

Artinya, “Maha Suci Tuhanmu Yang Maha Mulia dari apa yang mereka sifatkan. Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam.”

Faidah membaca tasbih setiap selesai dari suatu majlis taklim juga disebutkan dalam kitab Is’adu ar-Rafiq, syarah Sullamut-Taufiq, karya al-Habib Muhammad bin Salim bin sa’id Babashil as-Syafi’i dan Musthofa al-Babiy al-Halibiy. Dalam kitab tersebut disebutkan:

عن سيدنا علي بن أبي طالب – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – قال: ” من أحب أن يكتال بالمكيال الأوفى من الأجر يوم القيامة، فليكن آخر كلامه من مجلسه: سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ. وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra berkata: “Barang siapa yang ingin ditimbang dengan satu timbangan yang penuh dengan pahala kelak di hari kiamat, maka hendaknya orang itu di akhir katanya dalam sebuah majelis mengucapkan ‘Subhaana Rabbika Rabbil-‘izzati ‘ammaa yashifuuna, wasalaamun ‘alal-mursaliina, walhamdulillaahi Rabbil-‘aalamiin.”

Demikianlah penjelasan mengenai doa sebelum dan sesudah belajar yang diamalkan di Madrasah Miftahul Ulum Pondok Pesantren Sidogiri, lengkap dengan penjelasan sanad, teks Arab, Latin, dan terjemahannya.

Penulis: Achmad Hudaifi

Editor: M. Muhsin Bahri

2,856 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Silakan tulis komentar Anda

Tinggalkan Balasan