WhatsApp Image 2020-10-30 at 12.31.28 (1)

HMASS.CO, Pasuruan—Bahu membuhu dan menjaga kekompakan adalah roda kehidupan bagi sebuah organisasi. Hal inilah yang menjadi motivasi terlaksananya program kerja Pengurus Cabang Harokah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri (PC HMASS) Pasuruan yang bersinergi dengan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Santri Sidogiri (PW IASS) Pasuruan dalam menjalan sebuah misi Khidmah Lil Ma’had Khidmah Lil Ummat yang dititahkan oleh Pondok Pesantren Sidogiri.

Pada akhir masa bakti 2019-2020, PC HMASS Pasuruan turut andil dalam kepanitian musyawarah wilayah (Muswil) IV Pasuruan yang bertempat di Wisata Alam Red Flower Puspo Pasuruan, Kamis, (22/10/2020). Di lokasi destinasi wisata alam yang dipenuhi pohon pinus ini, peserta Muswil membahas rancangan progam kerja ke depan.

Yang cukup unik dalam Muswil IV kali ini, meskipun berlokasi di wisata alam, tidak tampak ada tenda atau sejenisnya dalam pelaksanaan musyawarah yang cukup serius namun santai itu.

Mengomentari hal itu, Gus Muhibbul Haq, Ketua PC HMASS Pasuruan sekaligus yang menjadi promotor panitia Muswil IV PW IASS Pasuruan, menjelaskan memang sengaja tidak memasag tenda.
WhatsApp Image 2020-10-30 at 12.31.29

“Walau sudah memasuki musim penghujan, kami tidak memasang terop atau tenda. Sengaja kita konsep di alam terbuka agar memberi gambaran bagi segenap alumni Sidogiri untuk berpikir terbuka. Mencari terobosan terbaru dengan tetap mempertahankan hal hal yang sudah baik. Berinovasi tanpa merombak tradisi,” ungkap Gus Muhibul Haq yang sudah stand by sejak H-3, di lokasi menyiapkan dekorasi yang dimandatkan oleh Gus Abdulllah Faqih, Ketua PW IASS Pasuruan.
Dengan suasana asri dan sejuk mampu membuat para peserta musyawarah merasa nyaman dan santai namun tetap khidmad. Menjelang detik pembukaan muswil seluruh peserta berdiri tegak melantunkan lagu Indonesia Raya dan mars Hari Santri Nasional.

“Saya yang Ketika itu bertindak sebagai dirgen lagu, merasa haru. Tangan bergerak memberi aba-aba seraya mengenang tumpah darah Indonesia. Dalam pelupuk mata terbayang puluhan tahun yang lalu tanggal 22 Oktober bertepatan dengan Resolusi Jihad yang difatwakan oleh Mbah Hasim Asy’ari. Hati kecil saya berkata kader HMASS harus bisa melalukan yang terbaik. Perjuangan kita adalah mengisi kemerdekaan yang telah didapatkan dengan susah payah oleh para pahlawan,” tuturnya.

Sementara itu, Abdullah Syahansyah, Sekertaris PC HMASS Pasuruan menambahkan bahwasannya mereka sudah melakukan koordinasi sejak jauh hari. Hmass Pasuruan bertanggungjawab dalam hal dekorasi, dokumentasi, dan penerima tamu.

“Harapan terbesar dari terselenggaranya acara tersebut, PCHMASS Pasuruan bisa meningkatkan sinergi dan kerjasama dengan organisasi dan lembaga dibawah nanungan pondok pesantren tercinta ini,” terangnya.

Reporter :Muh Kurdy Arifin
Editor :Fauzan Imron

Silakan tulis komentar Anda

Tinggalkan Balasan