Pamekasan, HMASS.CO.
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan bekerja sama dengan Pengurus Cabang Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri (PC HMASS) Pamekasan menggelar Seminar Sejarah Ahlussunnah wal Jamaah bertema “Ahlussunnah wal Jamaah dari Masa ke Masa: Konsistensi, Kontribusi, dan Konteks Kekinian” pada Selasa (14/10) di Aula Kantor Kemenag Pamekasan.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 93 penyuluh agama Islam dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pamekasan. Seminar bertujuan menelusuri perjalanan panjang Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam menjaga kemurnian ajaran Islam serta memperkuat peran strategisnya dalam kehidupan beragama dan berbangsa di era modern.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Pamekasan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Kemenag dan HMASS. Ia menekankan pentingnya memperdalam pemahaman nilai-nilai Aswaja di kalangan penyuluh agama dan generasi muda.
“Ahlussunnah wal Jamaah bukan sekadar mazhab, tetapi jalan tengah yang menuntun umat pada keseimbangan antara akidah, syariah, dan akhlak. Di tengah tantangan zaman, nilai-nilai Aswaja menjadi pilar penting dalam menjaga harmoni sosial dan keutuhan umat,” ujarnya.
Seminar menghadirkan Ustadz Alil Wafa, M.Pd. sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa eksistensi Aswaja di Nusantara tidak dapat dilepaskan dari peran besar para ulama dan pesantren yang telah menanamkan nilai-nilai Islam yang toleran, santun, dan cinta tanah air.
“Ulama-ulama kita telah membumikan Aswaja dengan kearifan lokal yang membawa kedamaian. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan itu dengan semangat moderasi beragama,” terang Ustadz Alil Wafa di hadapan peserta.
Antusiasme peserta tampak dari keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Para penyuluh banyak mengajukan pertanyaan terkait tantangan menjaga nilai-nilai Aswaja di era digital serta bagaimana menerapkannya dalam konteks masyarakat modern yang dinamis.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta, pemateri, dan panitia dari Kemenag serta HMASS Pamekasan sebagai simbol kolaborasi dan semangat kebersamaan dalam memperkuat nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan sinergi antara Kemenag dan HMASS Pamekasan terus berlanjut dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat, toleran, dan berkeadaban di bumi Pamekasan.
Kontributor: Koirul Waris
Editor: Fauzan Imron
139 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini


