Sampang, HMASS.CO – Pengurus Cabang Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri (PC HMASS) Wilayah Sampang menggelar kajian bertema “Ahlussunnah wal Jamaah dan Tantangan AI: Membangun Keseimbangan antara Tradisi dan Modernitas” pada Ahad (10/8/2025) bertepatan dengan 16 Safar 1447 H.
Bertempat di Pondok Pesantren Al-Muntahy Kembang Jeruk, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, acara ini dihadiri oleh sekitar 160 peserta dari berbagai kalangan. Narasumber utama, Ustaz Achyat Ahmad selaku Direktur Annajah Center Sidogiri, memaparkan pentingnya menjadikan prinsip Ahlussunnah wal Jamaah sebagai acuan dalam menyikapi perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI).
“Secara garis besar, posisi Aswaja dan AI sudah jelas dan bisa dimengerti oleh semua orang. Aswaja sebagai konsep yang tetap harus dijadikan standar bagi AI, walaupun AI adalah fenomena yang terus berkembang,” tegas beliau.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pedoman kepada peserta agar mampu memanfaatkan teknologi modern tanpa mengabaikan nilai-nilai tradisi yang telah mengakar kuat dalam kehidupan umat.
Diharapkan dari acara ini nantinya para hadirin khususnya anggota PC HMASS Sampang bisa menyaring informasi yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) sehingga bisa memilah antara yang pemahaman yang lurus dan yang sesat.
Kontributor: Badrussoleh Zaid
Editor: Fauzan Imron.
184 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini


