d363de39-bb71-4130-802c-bfca479522e7

d363de39-bb71-4130-802c-bfca479522e7

Sumenep, HMASS.CO

Pada tanggal 18 Februari 2024 Pengurus Cabang Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri (PC HMASS) Wilayah Sumenep sukses mengadakan seminar aswaja dengan tema ‘menguatkan Aswaja di kalangan Gen Z pada era digital’ dengan pemateri Ustad Munatahal Hadi, pakar Aswaja Centre Sidogiri sekaligus kepala sekolah Mmu Ibtidaiyah Sidogiri. Acara yg bertempat di Pesantren milik mantan Bupati Sumenep ini melibatkan 100 lebih peserta yang hadir, baik dari dalam pondok atau pun di luar pondok, dari berbagai jenjang pendidikan dari Aliyah sampai perkuliahan.
“Kami sangat bangga, peserta antusias dan membludak” komentar Gus Azmi Arroisy selaku tuan rumah pada acara ini.
Pada acara tersebut pemateri terlebih dahulu menjelaskan tentang makna-makna ahlus Sunnah wal jamaah, hingga berbagai macam firqoh yang ada, dengan fokus pembahasan 3 poin penting dalam pemahaman Wahhabi tentang tauhid rububiyah, uluhiyah dan asma was sifah, hingga pemahaman liberal yang membudi daya saat ini di era digital ini.
Jauh sebelum acara ini terealisasi sebenarnya, para pengurus HMASS Sumenep mengajukan 2 tema yang menjadi pilihan untuk dijadikan tema seminar kali ini, namun para pengurus Cabang Sumenep lebih condong pada tema yang menjadi objek bahasan pada seminar ini.
Seperti yang kita ketahui, gen Z, gen yang lebih meminati hal-hal instan termasuk dalam masalah pembelajar keagamaan, terkadang akan kadung disajikan oleh pemahaman Aswaja yg sebenarnya salah jalur dari pemahaman Aswaja yg sebenarnya,seperti dalam buku-buku pelajaran mereka, media baca di perpustakaan, atau yang paling instan tepat dengan perkataan ‘gen z lebih senang memahami ajaran Mbah Google dari pada Mbah yai’. Sehingga materi tema ini sangat penting bagi kita untuk kemudian disajikan kepada gen Z dari berbagai jenjang pendidikan peserta yang hadir.

 

Kontributor: Idris Afandi

Editor: Rizqon

358 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Silakan tulis komentar Anda

Tinggalkan Balasan