Balikpapan, HMASS.CO
Sehari pasca pelaksanaan Ngaji Kitab Sidogiri (NKS), Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Santri Pondok Pesantren Sidogiri (PW IASS) Kalimantan Timur kemudian gelar diklat fiqhiyyah tatacara pengurusan jenazah pada Senin 11 Jumadal Ula 1444 H. atau 5 Desember 2022.
Acara tersebut diprakarsai divisi pendidikan dan pelatihan, bertempat di Aula Ponpes Al-Muttaqin, Jl. Letjen S. Parman No. 47 Sumberrejo Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan Kalimantan Timur. Sebanyak lebih kurang 150 peserta dari siswa-siswi SMK NU Balikpapan yang mengikuti pelatihan tersebut.
Ust. Roisul Akhyar selaku Waki Ketua I PW IASS Kaltim menyampaikan tujuan digelarkan diklat ini untuk memberikan pengetahuan tatacara tajhizul mayit dengan benar kepada masyarakat.
“Pentingnya diklat tajhizul janazah ini, mengingat kita sebagai murid atau santri akan dibutuhkan oleh masyarakat. Supaya kita mengetahui ilmu dan tatacara tajhizul janazah dan siap melayani fardlu kifayah terhadap ummat,” tuturnya saat memberikan sambutan.
Sebagaj pemateri diklat tajhizul jenazah, PW IASS Kalimantan Timur menghadirkan Ust. Masyhuri Muchtar, salah seorang staf pengajar Madrasah Miftahul Ulum Aliyah Pondondok Pesantren Sidogiri.
Dalam presentasinya, Ust. Masyhuri dengan panjang lebar menjelaskan tata cara mengurus mayit. Mulai dari saat sakaratul maut, memandikan, mengafani, hingga menyalati dan menguburnya.
Selain penjelasan materi, Ust. Masyhuri juga memberikan bimbingan langsung kepada peserta dengan cara melakukan praktik mengurus jenazah sesuai Syariat.
Alhamdulillah acara palatihan tajhizul jenazah ini berjalan dengan baik. Peserta diklat mengikuti dengan antusias menyimak pemaparan pemateri yang begitu jelas.
Kontributor: PW IASS Kaltim
Editor: Fauzan Imron
266 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini


