Pasuruan, HMASS.CO
Pengurus Pusat Ikatan Alumni Alumni Santri Sidogiri (PP IASS) mulai memberlakukan peraturan hataman al-Quran bersama sebelum dimulainya kegiatan Ngaji Kitab Sidogiri (NKS). Hal ini sesuai intruksi yang diberikan oleh Koordinator IASS, Mas Dwy Nawawy Sa’doellah pada saat Silaturrahim Nasional (Silatnas) ke-6 (27/11/1443)
Hataman al-Quran ini sebernarnya sudah diberlakukan saat kegiataan Silatnas ke-6 kemarin, namun untuk Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Santri Sidogiri (PW IASS) diberlakukan semenjak bulan Dzul Hijjah ini.
Teknis hataman al-Quran ini adalah setiap peserta yang datang dapat juz yang telah ditentukan oleh pengurus dan nanti diakhiri dengan pembacaan Juz Amma bersama-sama.
Dengan adanya peraturan ini diharapkan seluruh alumni sudah mempunyai wudhu’ saat mengikuti seluruh kegiatan-kegiatan IASS “Jadi, diharapkan peserta pengajian sudah punya wudhu’ sebelum datang ke NKS” ungkap Ustadz Nahdor Tsana’i saat rapat Koordinasi bawahan Wakil Ketua I Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS) yang bertempat di dalem Mas H. Arif Bahruddin (07/11/1443).
Pertama kali yang menerapkan intruksi ini adalah PW IASS Pasuruan saat kegiatan Ngaji Kitab Sidogiri (NKS) Pasuruan Timur yang diikuti sekitar 900 peserta.
Penulis: Muhibbul Haq
Editor: Fauzan Imron

