IMG-20220712-WA0046

IMG-20220712-WA0046

Mesir, HMASS.CO

Berdasarkan faktor waktu subuh di Mesir yang lebih awal daripada Indonesia,
Pagi sekali sekitar pukul 05.00, seluruh anggota HMASS Mesir telah bersiap melaksanakan salat Idul Adha, Sabtu (10/07). Di Mesir, Idul Adha selisih satu hari dengan Indonesia.

Sesuai keputusan bersama yang telah disetujui oleh pengurus, anggota Mas Mesir menunaikan salat Idul Adha bersama di salah satu masjid bersejarah di Kairo, yaitu Masjid Sultan muayyad.

Perjalanan menuju masjid tersebut tidaklah jauh. Cukup dengan berjalan kaki dari sekretariat PC HMASS Mesir kurang 5 menit seluruh anggota telah sampai di masjid.

Dengan bentuk bangunan masjid yang terbilang unik, para anggota dapat merasakan suasana kebersamaan momen hari raya Idul Adha di ruang terbuka yang tepat berada di bagian tengah bangunan masjid.

Penjara Jadi Masjid

Mesir merupakan negara dengan masjid terbanyak di dunia. Dari sekian banyak masjid tersebut banyak pula sejarah di baliknya. Salah satunya adalah masjid Sultan muayyad yang telah didirikan sejak pada zaman dinasti Mamluk.

masjid yang terletak tepat di belakang Bab Zuweyla, salah satu pintu benteng terbesar Mesir, sebelum bertransformasi menjadi tempat ibadah orang Islam, Masjid Sultan muayyad merupakan penjara yang menyeramkan dengan jumlah mayat yang tidak terhitung setiap hari diangkut oleh keledai-keledai di keluar penjara.

Pada saat Faraj ibn Barquq, pemimpin dinasti mamluk pada saat itu, menjebloskan Sultan muayyad ke penjara tersebut, beliau seringkali menerima penderitaan hingga tak terhitung berapa kali Beliau mengalami sakit.

Lalu pada akhirnya beliau bernazar akan mengubah tempat menakutkan itu menjadi sebuah masjid bila beliau telah bebas dari situ.

Ketika Sultan muayyad bebas dan berkuasa, beliau benar-benar mengubah penjara itu menjadi masjid yang diberi nama sesuai dengan nama beliau. Dalam sebuah keterangan saya jelaskan bahwa beliau menghabiskan kurang lebih 40.000 Dinar dalam pembangunan masjid dan melibatkan 100 lebih pekerja. Tidak hanya itu, bangunan masjid terbuat dari marmer terbaik di Mesir yang menjadikan masjid ini salah satu masjid terindah di Kairo.

Bangunan masjid juga memiliki ciri khas bangunan dinasti mamluk pada umumnya. Bagian tengah masjid akan menemukan ruang terbuka atau biasa disebun Courtyard. Sementara itu pas di bagian tengah terdapat tempat berwudhu bagi para jamaah.

Berawal dari Nazar mulia seseorang yang terzalimi, Masjid Sultan Muayyad menjadi markas para ahli Sufi dan melahirkan cendekiawan cendekiawan muslim yang bermanfaat bagi dunia.

Penulis: Abrori Ahmadi

Editor: Fauzan Imron

206 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Silakan tulis komentar Anda

Tinggalkan Balasan