IMG-20211205-WA0095

HMASS Lumajang -Sabtu (03/12/2021) sekitar pukul 14.50 terjadi erupsi gunung Semeru di Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang. Masyarakat setempat secara keseluruhan mengungsi ke beberapa tempat yang disiapkan.

Terdapat beberapa desa di dua kecamatan yang terdampak erupsi gunung semeru, diantaranya Desa Sumber Wulu, Sumber Mujur, Penanggal, Candipuro dan Sumber Rejo, Kecamatan Candipuro. Sedangkan pada Kecamatan Pronojiwo ada tiga yaitu Desa Supiturang, Sumber Urip, dan Oro Oro Ombo.

Selain itu, jembatan perak yang merupakan satu-satunya penghubung antara Lumajang dan Malang ambruk terkikis oleh aliran lava panas yang bercampur dengan lahar dingin disebabkan hujan lebat yang turun bersamaan dengan erupsi. Hal tersebut menjadikan dampak debu vulkanik tidak meluas sampai ke kecamatan lain. Namun dampak di Pronojiwo dan Candipuro menjadi lebih besar.

Erupsi kali ini terbilang sangat besar dibandingkan beberapa tahun belakangan. Erupsi ini juga tanpa ada tanda-tanda sebelumnya, seperti gempa atau diawali muntahan lava kecil. Beberapa dusun sudah terpendam dengan abu vulkanik mencapai atap-atap rumah. Bahkan beberapa korban ditemukan tewas terbakar.

Sebagian korban yang masih selamat dilarikan ke beberapa puskesmas terdekat. Bantuan dari berbagai daerah sudah mulai sampai, mulai dari pakaian bekas, makanan cepat saji, minuman, air bersih, dan beberapa tim medis beserta ambulan-ambulannya.

Keadaan akses yang terputus, menyebabkan bantuan ke seberang sungai menjadi sulit dijangkau, sebagian ada yang dibawa menggunakan Jeep dan sebagian diberangkatkan melalui jalur Malang.

HMASS cabang Lumajang mencoba membuka open donasi, bekerjasama dengan IASS wilayah Lumajang yang didampingi oleh BANSUS Lumajang. Bantuan dikumpulkan di DKS Lumajang yang berada di kecamatan Tempeh dan selanjutnya akan di distribusikan langsung ke lokasi yang terdampak bencana alam.

Reporter: Kontributor HMASS Lumajang

Editor: M Muhsin Bahri

Silakan tulis komentar Anda

Tinggalkan Balasan