HMASS- Pengurus Cabang HMASS Surabaya menyelenggarakan pelantikan pengurus divisi Selasa, (04/06/2017) bertempat di depan Masjid Al-Muslimin, Jl. Dukuh Bulak Banteng, Gg. Perintis, Surabaya. Para pengurus divisi HMASS Surabaya ini dilantik oleh KH. Muzakki Birrul Alim, perwakilan Pengurus Pusat IASS. Sedangkan Pembacaan Ikrar Pengurus oleh ketua PC.HMASS Surabaya, Saifuddin Syadiri.
Turut hadir dalam acara ini perwakilan Pengurus Pusat HMASS, Luqman Hakim Al-Haq. Luqman, sapaan akrabnya, mendapat mandat untuk memberi pengarahan keorganisasian pada PC. HMASS Surabaya.
Ada beberapa hal yang disampaikan oleh pengurus pusat HMASS bidang keorganisasian ini. Diantaranya, pesan Mas Ahmad Sa’dullah, bahwa HMASS adalah bagian dari IASS, IASS bagian dari Pondok Pesantren Sidogiri. Karenanya, langkah HMASS harus selaras dengan cita-cita lurhur Sidogiri.
Dia juga menyampaikan pesan Mas Dwy Sa’dullah. Bahwa santri Sidogiri yang kuliah diharapkan tetap menjaga kesantriannya. “Menjadi santri yang mahasiswa itu biasa. Tapi menjadi mahasiswa yang tetap santri itu luar biasa,” begitulah dawuh Mas Dwy Sa’dullah.
Selain itu, pria yang berdomisili di Bangklan itu menyampaikan pesan dari pengasuh, KH. Nawawi bin Abdul Jalil agar jangan sampai mengikuti aliran Syiah, Libral, dan Wahabi. Pesan ini beliau sampaikan pada pengurus HMASS yang sowan pada beliau.
Acara perdana PC. HMASS Surabaya ini sengaja di-barengkan dengan acara Haul Masyaikh Sidogiri IASS wilayah Surabaya. Tujuannya, agar semua alumni Surabaya tahu bahwa di Surabaya ada HMASS dan hubungan HMASS Surabaya dan IASS Surabaya semakin dekat.
“Ya, biar kita (HMASS Surabaya dan IASS Surabaya, red) tambah dekat. HMASS kan dibawah IASS. Juga agar para alumni tahu kalau di Surabaya ada HMASS,” kata ketua PC. HMASS Surabaya menjelaskan.
Ketua PC. HMASS Surabaya berharap, pengurus divisi yang dilantik bisa bertanggung jawab pada tugas masing-masing. Bersama-sama mengabdi di HMASS. Tidak usah ragu untuk melangkah. Sebab, mengurusi HMASS berarti mengabdi pada Pondok Pesantren Sidogiri.
“Mari kita bersama-sama ngabdi di HMASS. Mengurusi HMASS berarti kita berkhidmah pada pesantren. Bismillah saja, semoga kita mendapat rida masyaikh. Dan yang terpenting dalam berorganisasi adalah bertanggung jawab,” kata mahasiwa UNSURI itu.
Pelantikan pengurs divisi PC. HMASS Surabaya ini membuat geger netizen di group WA PP-PC HMASS. Hal ini terjadi setelah salah satu anggota group mengirim foto prosesi pelantikan. Pasalnya, pengurus yang dilantik tampak hanya tiga orang. Sehingga memantik pertanyaan. “Kok cuma tiga?”
Anggota group saling mengomentari. Ada salah satu anggota yang membandingkan pelantikan divisi PC. HMASS Surabaya dengan petuah Sukarno, Presiden pertama RI. Dia menulis, “Bung Karno meminta 10 pemuda untuk taklukkan negara, PC. HMASS Surabaya cukup 3 saja. Semangat buat divis PC. HMASS Surabaya.” Tulisan ini diselingi dengan animasi tertawa.
Anggota yang lain tidak ketinggalan. Dia berpendapat yang terpenting adalah kualitas bukan kuantitas. Anggota boleh hanya tiga, tapi tetap harus menggetarkan Surabaya. “Meskipun 3, yang penting bisa membuat Surabaya getar,” tulis orang yang memiliki nama inisial “M” itu.
Setelah dikalirifikasi, pengurusan harian PC. HMASS Surabaya menjelaskan, sebenarnya pengurus divisi yang dilantik tidak hanya tiga, tapi berjumlah enam orang. Yang tiga tidak bisa hadir karena ada halangan.
Mereka adalah Ahmad Samsuddin Divisi Hukum dan Advokasi serta Reporter, Agus Wahid Hasan Divisi Pendidikan dan Pelatihan, Khozinul Asror Fawaid dan Abdul Hamdi Divisi Dakwah dan Sosial, Fadil Achmad Divisi Organisasi dan Kaderisasi, dan Maulana Fahmi Aziz Divisi Ekonomi dan Bisnis. (ASM)

